FLIED TRIP, Satu Langkah Maju Implementasi Merdeka Belajar

Puding Besar – Program Field Trip SMA Negeri 1 Puding Besar yang sebelumnya sempat tertunda karena pandemi covid akhirnya terlaksana. Kamis, 02 Juni 2022 kegiatan ini dilaksanakan dengan mengusung tema besar “Berkolaborasi dengan teman, bersinergi alam”. Kegiatan ini menjadi satu langkah maju  Implementasi Kurikulum Merdeka oleh SMA Negeri 1 Puding Besar. Merdeka belajar bermakna memberikan kesempatan belajar yang bahagia kepada peserta didik, belajar bebas dan nyaman. Field Trip ini kali direncanakan dengan prinsip merdeka belajar dan penguatan literasi memberi kesempatan belajar bermakna dengan bahagia.

Bentuk tagihan hasil fieldtrip siswa

Kegiatan Field Trip mengajak anak untuk berkarya wisata juga memberikan mereka ruang untuk  menyalurkan bakat yang mereka miliki.  Bersamaan dengan Field Trip digelar  Lomba Fotografi dan Menulis Artikel Feature atau Cerpen. Fotografi diupload di media sosial masing-masing sedangkan untuk Artikel Feature atau cerpen dibimbing oleh bapak ibu guru perkelompok.  Kepala SMA Negeri 1 Puding Besar, Dra. Nihlatin Nisa, menegaskan “Field Trip kolabarasi hebat yang juga  penguatan literasi peserta didik,  Field Trip tidak sekedar jalan-jalan tapi bermakna dan bahagia sesuai dengan prinsip merdeka belajar, pendidikan yang berpihak pada murid”.

Perjalanan Field Trip kali ini memilih  kota di paling utara Pulau Bangka, Kota Belinyu  karena keberagaman desnitasi yang bisa dikunjungi mulai dari sejarah hingga pertahanan keamanan. Peserta Fiield Trip seluruh peserta didik kelas XI baik program MIPA maupun IPS didampingi oleh Bapak dan Ibu Guru. Berangkat dari Puding Besar dengan menggunakan mobil bus dengan total perjalanan empat belas jam mulai dari berangkat hingga pulang ke titik keberangkatan.

Perjalanan dimulai pukul 06.00 WIB dengan titik keberangkatan SMA Negeri 1 Puding Besar. Sebelum berangkat diberikan pengarahan dan tentu doa yang dipimpin oleh Drs. H. Ilyas agar perjalanan  Field Trip ini diberikan keberkahan. Bus Pertama  tiba pukul 09.00 WIB, tempat kunjungan yaitu situs sejarah Benteng Kuto Panji atau Benteng Bong Kap, yang merupakan cagar budaya Indonesia, Benteng ini merupakan pertahanan Bong Khiung Fu terhadap serangan bajak laut dibawah kekuasaan Kesultanan Palembang selama lima tahun dari tahun 1964-1969.

Fieldtrip siswa ke Bong Kap Belinyu

Dilanjutkan ke Mako Lanal Babel Jl. Tanjung Gudang Kecamatan Belinyu Kabupaten bangka pada pukul 10.15 WICCB, Markas Komando Pangkalan TNI-AL, disini peserta didik disambut langsung oleh Letda Laut (S) Aripin Karta Perwira, Pgs Komandan Satuan Markas Pangkalan TNI AL Bangka Belitung lengkap bersama anggotanya. Peserta didik mendapatkan informasi tentang seperti apa TNI AL, tugas serta tanggung jawab sebagai TNI AL dalam melindungi wilayah terluas indonesia yaitu laut. dijelaskan pula bagaimana jika ingin menjadi anggotanya, diajak untuk berdiskusi dengan santai, diberikan motivasi dan semangat. JALASVEVA JAYAMAHE.

Sambutan kepala sekolah saat di Markas TNI AL Belinyu

Masjid terapung, Masjid Al-Kausar berada di pesisir laut Pantai Tanjung Putat, Mantung, Belinyu, diresmikan 27 November 2021 oleh Bapak Bupati Bangka Pemiliknya adalah Raharja Panca. Memiliki lima kubah dibagian atap dengan paduan warna putih dan hijau menjadi tempat  destinasi wisata baru di daerah Belinyu. Peserta Didik dapat beristirahat, makan siang dan sholat dengan nyaman ditengah  guyur hujan lebat. Sebelum meninggalkan lokasi wisata ini perserta didik berinisiatif  membantu membersihkan area.

Perjalanan Field Trip berakhir di pusat kuliner Kemplang dan Kerupuk khas Belinyu. Tepatnya berada di   Jalan Mayor Syarie Rahman, Kuto Panji, Belinyu. Ada berbagai bentuk, variasi, dan merek  kemplang dan kerupuk tentu juga beragam harganya. Sudah bukan rahasia lagi kemplang dan kerupuk dari daerah ini dipercaya memiliki rasa paling lezat. Peserta didik dapat melihat langsung produk dan proses penjualan dari kemplang dan kerupuk serta membawanya pulang sebagai oleh – oleh.

Operasi Semut di lokasi Masjid Apung Belinyu

Beberapa peserta didik memberikan komentarnya tentang field trip, dari Ilham Alamsyah (XI IPA)  menyatakan “seruu banget bukk , nambah wawasan dan yg paling penting bisa mencoba belajar sambil jalan jalan”, Arif (XI IPS) menyatakan menyenangkan tapi ia menyayangkan karena tidak bisa menikmati keindahan pantai dikarenakan badai petir, begitu juga dengan Kisa (XI IPA) yang merasa rugi karena tidak semua tempat dapat dikunjungi tapi tetap bersemangat karena sekian lama menunggu kegiatan ini selain bermanfaat, Adel (XI IPS) menambahkan banyak kenangan dan banyak pengetahuan  yang ia dapatkan dari perjalanan Field Trip ini.

 

Ke Kota Belinyu dari Puding Besar

Naik Bus bersama teman – teman

Bersama SMA Negeri 1 Puding Besar

Terus Bergerak Pimpin Perubahan

(erm)

 

 

About riefzu

Check Also

Memanfaatkan Teknologi, Penilaian Akhir Tahun (PAT) Secara Daring

SMA Negeri 1 Puding Besar menyelenggarakan Penilaian Akhir Tahun (PAT) tahun pelajaran 2021/2022 secara online …

Leave a Reply

Your email address will not be published.